Bisnes Produk Kecantikan Yang Menjual Harapan?

31 August 2013

bermimpi & menjual harapan


Bisnes menjual harapan....

Bisnes menjual harapan bukanlah bisnes yang pelik, yang jarang berlaku, yang kita tidak terpedaya.

Banyak syarikat mengeluarkan produk. Mereka menggunakan harapan sebagai alat bagi menjual produk itu.

Harapan adalah 'benda' yang sangat mudah dijual. Ia sangat laku.

Pakar-pakar ethics di Barat sekalipun mengkritik perbuatan pengiklan yang mengeksploitasi kelemahan manusia demi membuat keuntungan.

Pada peringkat antarabangsa, syarikat-syarikat gergasi pengeluar produk kecantikan memang secara terang-terangan menggunakan harapan sebagai alat menjual produk mereka.

Sekali pandang mereka menjual bedak dan gincu. Namun copy iklan dan foto-foto yang digunakan dalam iklan mereka sebenarnya adalah menjual harapan.

Mesej di sebalik copy iklan mereka adalah:

"Beli gincu ini. Gunakan gincu ini. Kamu akan cantik. Lelaki akan terpikat kepada kamu. Kamu akan bahagia."

Perempuan memang mengharapkan lelaki. Perempuan mengharapkan bahagia. Perempuan mengharapkan dirinya cantik.

Banyak perempuan berasa dirinya tidak cantik. Banyak perempuan belum mempunyai pasangan hidup. Banyak perempuan belum bahagia.

Kelemahan-kelemahan seperti itulah yang dieksploitasi oleh penjual-penjual produk.

Khadijah Firdaus
Superjo...Supermen...
Sudah baco...Harap komen...

No comments:

sila tinggalkan link jika ada,
komen anda tanggungjawab sendiri.